Pages

Minggu, 25 September 2011

Kenangan selama Parti

Jangan negatif thinking dulu pz denger kata2 Parti.
Karena parti yang aku maksud bukanlah sbeuah pesta yang penuh kebebasan dan hal2 negatif lainnya, tp parti disini adalah sebuah organisasi yang ada selama bulan ramadhan hingga syawal, jadi kebayang kan apam ja kerjaan kita ???
Ya ga lain dan gag bukan pastilah kita kerja sesuai Job nya masing2 , pertama :
si Ketua : Wira wiri ngurusin ank2 acran konsumsi (ksihan  bgt dah)
si Sekteraris : Bikin surat yang harus salah bolak balik (maklum belum kebiasaan)
si Bendahara : Ngurusin uang yang banyak bgt smpe yang ngelihatin ikut bingung (mukanya kayak koin! Peace !)
si Acara : Ribet bgt ngurusin tiap ada kegiatan
si Humas : Jalan ksna kemari buat cari dana (kasihan ya kakinya untung bikinan Allah)
si Perlengkapan : Ngitungn gelas n piring
si Konsumsi : Nelponin tukang masak buat pesen konsumsi (semangat ya !!)
si Dekdok : jeprat jepret kegiatan panitia n bikinin banner
si Kesekretariatan : Gandain surat2 n marah2 klo bascampnya dikotorin
si Bazis : jagain or2 yang bayar zakat n jagain beras
sie Keamanan : Jagain kendaraan para jamaah
sie kebersihan : Setia setiap saat buat bersihin masjid
Pokonya seru bgt deh kegiatan selama bulan ramadhan,  bisa dibilang ramadhan yang plg mengesankan buat aku krena pertama kalinya hrs lebaran bareng tmen2. Apalagi pz malem lebaran, wuihhhhhh pokoknya serua abiz , semua panitia udh kerja keras n berusaha neglakuin yang terbaik . Semuanya demi jamaah tercinta.

LPJ ????

Semangt buat temen2 Panitia Idul Fitri 1432 H yaaaaaaaa
tugas kita emg udh lumayan hampir slesai tp ada stu agenda yang perlu kita laku in.
Ya apalagi klo bukan ........
LPJ
Kita semua taulah apapun yang kita lakukn akan selaku kita pertanggung jawabkan, ya contohnya LPJ ini, laporan ini gag akan bisa berjalan dengan baik dan lancar tanpa bantuan kalian, so aku mohon bantuan dan dukungan kalian yahhhhhhhhhh
Kita kan selalu menganggap organisasi kita adalah sebuah tubuh, klo kakinya sakit ya tangannya mijetin bukan malah ikut untuk nginjek2. Aku yakin kalian adalah temen2 yang baik n peduli yang gag akan mungkn membiarkan temen2 kalian bersusah2 sendirian.

Keep spirit ya guys.....
:)

Sabtu, 24 September 2011

caPek tp tetep semangAt

Hari ini, Sabtu 24 September 2011

Hari ini aku ngerasa bener2 jadi kakak kelas, ya hari ini minggu 25 september ekstrakurikuler yang aku ikuti mengadakan sebuah diklat bagi anggota baru n tentunya peserta diklatnya kls 1, walaupun awalnya agak ngerasa kecewa krena yang ikut diklat cma dikit, tp rasa kecewa itu berubah jadi bangga yang luar biasa setelah melihat semangat adek2 kls 1 yang ikut diklat. Jadi gag tega klo hrs mikirin rasa ngantuk yang keruan.
Pak Fauzi bilang gag perlu anggota banyak untuk membuat sebuah ekskul yang maju, dan jangan pernah pesimis krna anggota yang sedikit , berpikirlah positif bahwa dengan anggota yang sedikit kita akan lebih mudah bekerja sama (walupun sbnrnya susah sih).
Yang jelas diklat ini gag akan berakhir sampe dsni, karena bsk kita akan ke PMI buat ikut ngerayain HUT PMI yang ke 66 (klo gag salah) ya semoga aja seru, jd adek2 malah semangat di PMR.
N yang paling penting diingat adalah ekskul kita adalah ekskul yang bergerak di bidang misi kemanusiaan, n misi itu adalah tujuan yang mulia.
So keep spirit ya.............





 

Minggu, 14 Agustus 2011

Motivation for your live be Better

Siapa sih yg gag butuh motivasi didunia ini ????
So, kata2 dibawah ini bisa jd alternatif kalian :


Cekidotttttttttt

Ketika masalah datang, Anda akan menjadi lebih damai jika yang Anda pikirkan adalah jalan keluar dari masalah; bukan pembayangan dari penderitaan yang akan Anda alami.”

” Nasib baik adalah pertemuan antara persiapan dan kesempatan. “
Tung Desem Waringin


” Kalau kita ingin sukses, kita harus “bertanya” kepada orang yang diatas rata-rata (orang yang lebih sukses) dan “mendengarkan” nasihat mereka.”
Tung Desem Waringin


“Bagi hati yang berani, tidak ada yang tidak mungkin. Tetapi, bagi hati yang penakut, yang pasti pun akan diperlakukan sebagai tidak mungkin. Itu sebabnya,kemungkinan Anda hanya sebesar keberanian Anda.”


“Penentu utama keberhasilan adalah bekerja”
John D Rockefeller JR
Mantan Presiden Direktur Standard Oil Company

“Rahasia sukses sebenarnya adalah semangat. Ya, lebih dari semangat adalah bersemangat. Saya suka melihat orang bersemangat. Apabila mereka bersemangat mereka membuat hidup mereka sukses”
Walter P. Chrysler
Pendiri Chrysler Corporation


“Satu-satunya sukses yang diraih sebellum bekerja hanya ada di kamus saja”
Donald Kendall
Mantan Presiden Komisaris PepsiCo

“Sukses datang dari fokus yang terus menerus pada pembaharuan”
Gary Tooker
Presdir Motorola


Minggu, 07 Agustus 2011

Sibuk bgt Ngejarin Org !!!!!!!!!!!!!!

Udh 2 minggu ini kerjaaan ku ngejarin org trs....
Eits,,,, tp ntar dulu bukan buat nagih utang....
Tapi...............


Buat minta tanda tangan org2 penting !!!
Heboh bgt !!!

Rabu, 07 April 2010

Kasus Bank Century

Pemberian bail out atau dana penyertaan oleh pemerintah kepada Bank Century yang membengkak hingga Rp 6,7 triliun dari semula hanya Rp 1,3 triliun terus menjadi bahan pembicaraan dan perdebatan seru. Bukan hanya di media massa, di kalangan para ahli, dan birokrasi pemerintahan, tapi juga di parlemen. Anggota Komisi Keuangan dan Perbankan (Komisi XI) DPR RI terus mempersoalkannya.

Natsir Mansyur mensinyalir tindakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang juga Ketua Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) memberikan dana penyertaan ke Bank Century merupakan tindak pidana yang meliputi dua aspek yaitu politik serta hukum. "Jelas-jelas sudah dinyatakan sebagai bank gagal, kok masih diberi tambahan Rp 4,9 triliun. Ini sudah tindakan pidana," kata anggota Komisi XI DPR dari Partai Golkar itu.

Untuk itu, ia mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menonaktifkan Ketua KSSK. "Lebih bagus Ketua KSSK yang juga dijabat Menteri Keuangan harus dinonaktifkan dan hanya satu orang yang bisa, yaitu Presiden," ujar Natsir.

Namun menurut Menkeu, keputusan menyelamatkan Bank Century pada 21 November 2008 itu tidak bisa dinilai berdasarkan kondisi saat ini. Sebab ketika itu kondisi perbankan Indonesia dan dunia mendapat tekanan berat akibat krisis global. Keputusan KSSK saat itu untuk menghindari terjadinya krisis secara berantai pada perbankan yang dampaknya jauh lebih mahal dan lebih dasyat dari 1988. "Dengan meminimalkan ongkosnya dan dikelola oleh manajemen yang baik maka Bank Century punya potensi untuk bisa dijual dengan harga yang baik," ucap Sri Mulyani. Menkeu pun siap dipanggil Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) guna dimintai keterangan seputar pengambilan kebijakan penyelamatan bank yang memiliki aset sekitar Rp 10 triliun itu.

Menkeu menyebutkan hingga Juli 2009 bank hasil penggabungan PT Bank CIC Internasional, Bank Danpac, dan Bank Pikko itu sudah untung sebesar Rp 139,9 miliar. Bahkan, menurut Bank Indonesia, jika dilihat posisinya sejak Desember 2008 sampai Agustus 2009, ada kenaikan simpanan nasabah sebesar Rp 1,1 triliun.

Namun, pemberian dana peryertaan Century yang sekarang terus dipersoalkan membuat Menkeu cemas lantaran bisa berakibat buruk terhadap bank itu. "Isu panas atas penyehatan Century yang tak sesuai dengan fakta bukan mustahil bisa menjungkalkan kembali bank ini," tutur Sri Mulyani.

Kekhawatiran Menkeu setidaknya mulai terjadi. "Sejak Bank Century diributkan akhir-akhir ini, tolong tulis yang besar ya, dana pihak ketiga Bank Century turun Rp 431 miliar," ujar Deputi Gubernur BI Budi Rochadi di Gedung DPR/MPR, Jakarat, Rabu (16/9). "Coba, kalau kasus Century didiamkan saja, pasti kejadiannya tidak seperti itu. Itu sekarang salah siapa."

Selain besarnya dana penyertaan, hal lain yang dipersoalkan kenapa Bank Century tak ditutup kabarnya ada nasabah besar yang dilindungi. Kabarnya, nasabah besar itu memiliki dana sekitar Rp 1 triliun hingga Rp 2 triliun. Harry Azhar, anggota Komisi XI DPR, menyebut nasabah besar itu antara lain Budi Sampoerna. Paman Putera Sampoerna, mantan pemilik PT H.M. Sampoerna itu disinyalir punya dana sebesar Rp 1,8 triliun di Century.

Munculnya Budi Sampoerna turut menyeret Komisaris Jenderal Susno Duadji. Isu tidak sedap merebak di kalanggan anggota dewan. Kepala Badan Reserse Kriminal Markas Besar Polri itu disebut-sebut dalam proses pencairan dana Budi Sampoerna. Keterlibatan Susno, seperti ditulis Majalah Tempo, terlihat dari dikeluarkannya surat Badan Reserse Kriminal pada 7 serta 17 April 2009. Surat itu menyatakan dana milik Budi Sampoerna dan 18 juta dolar AS milik PT Lancar Sampoerna Bestari di Bank Century "sudah tak ada masalah lagi".

Selain itu, Susno turut memfasilitasi beberapa pertemuan direksi Century dengan pihak Budi di kantor Bareskrim. Pertemuan itu menghasilkan dua kesepakatan. Salah satunya soal persetujuan pencarian dana senilai 58 juta dolar AS-dari total Rp 2 triliun-milik Budi atas nama PT Lancar Sampoerna Bestari. Kesepakatan lainnya, pencairan dilakukan dalam rupiah. Atas upaya tersebut, Susno dikabarkan dijanjikan oleh Lucas, kuasa hukum Budi, komisi 10 persen dari jumlah uang Budi yang akan cair.

Soal komisi 10 persen itu dibantah Susno. "Boro-boro dapat itu," ucap Susno. "Ongkos saya ke luar negeri untuk mendapatkan aset-aset Robert (Tantular, pemilik Bank Century) saja belum diganti. Bantahan serupa juga dikatakan Lucas. "Maksudnya fee? Enggak ada sama sekali. itu fitnah," tegas Lucas seperti ditulis Majalah Tempo.

***

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut ada perkara kriminal di Bank Century sehingga tidak layak diselamatkan. Menurut Wapres, masalah yang dihadapi Bank Century bukan lantaran krisis global. Melainkan karena pemiliknya yaitu Robert Tantular merampok dana bank sendiri. "Masalah (Bank) Century itu bukan masalah karena krisis, masalah perampokan, kriminal. Karena pengendali bank ini merampok dana bank sendiri dengan segala cara termasuk obligasi bodong," ujar Wapres Kalla.

Karena itu, Wapres Kalla lalu memerintahkan polisi menangkap Robert Tantular serta direksi Bank Century. Dia khawatir Robert dan direksi Bank Century melarikan diri. "Saat itu juga saya telepon (Kepala Polri Jenderal Bambang Hendarso Danuri), Robert Tantular dan direksi yang bertanggung jawab ditangkap dalam dua jam," kata Kalla.

Menurut Arif Havas Oegroseno, Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional Luar Negeri, seperti dimuat Majalah Tempo, modusnya yaitu pemilik Bank Century membuat perusahaan atas nama orang lain untuk kelompok mereka. Lantas, mereka mengajukan permohonan kredit. Tanpa prosedur semestinya serta jaminan yang memadai, mereka dengan mudah mendapatkan kredit. "Bahkan ada kredit Rp 98 miliar yang cair hanya dalam dua jam," kata Arif. Jaminan mereka, tambahnya, hanya surat berharga yang ternyata bodong.

Robert sendiri sudah divonis penjara empat tahun serta denda Rp 50 miliar oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, 10 September lalu. Vonis ini jauh lebih rendah dibanding tuntutan jaksa yakni delapan tahun penjara. Karena itu, Kejaksaan Agung langsung mengajukan banding atas putusan tersebut. Alasannya, majelis hakim hanya mengenakan pada satu dakwaan dari tiga dakwaan yang diajukan jaksa penuntut umum.

Tiga dakwaan tersebut pertama, Robert dianggap menyalahgunakan kewenangan memindahbukukan dan mencairkan dana deposito valas sebesar 18 juta dolar AS tanpa izin sang pemilik dana, Budi Sampoerna. Kedua, mengucurkan kredit kepada PT Wibowo Wadah Rejeki Rp 121 miliar dan PT Accent Investindo Rp 60 miliar. Pengucuran dana ini diduga tak sesuai prosedur. Dakwaan yang ketiga adalah melanggar letter of commitment dengan tidak mengembalikan surat-surat berharga Bank Century di luar negeri dan menambah modal bank. Perbuatan Robert dan pemegang saham lain berbuntut pada krisis Bank Century yang berujung pada pengucuran dana talangan Rp 6,7 triliun.

Selain Robert, mantan Direktur Utama Bank Century, Hermanus Hasan Muslim, juga sudah divonis tiga tahun penjara dengan denda Rp 5 miliar. Sedangkan mantan Direktur Treasur Bank Century Laurence Kusuma divonis tiga tahun penjara dan denda Rp 5 miliar. Tersangka lainnya adalah Hesman Al Waraq Talaat dan Rafat Ali Rizvi. Dua pemegang saham Bank Century ini juga dipersangkakan dalam tindak pidana pencucian uang.

Polisi turut menetapkan Dewi Tantular selaku Kepala Divisi Bank Note Bank Century sebagai tersangka. Dewi kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Dua tersangka lainnya adalah Linda Wangsa Dinata, selaku pimpinan KPO Senayan, dan Arga Tirta Kiranah, Kadiv legal Bank Century. Keduanya kini dalam proses penyidikan.

Kini, pemerintah terus memburu aset Robert Tantular dan pemegang saham lainnya di luar negeri dengan membentuk tim pemburu aset. Tim ini beranggotakan staf Departemen Keuangan, Markas Besar Polri, Bank Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan, Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan, Departemen Luar Negeri, Kejaksaan Agung, serta Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Sejauh ini, kata Arif Havas Oegroseno, Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional Luar Negeri, tim sudah berhasil menelusuri aset itu di 13 yurisdiksi. Namun, dia enggan membeberkan secara detail lokasi yurisdiksi tersebut. Sebab jika lokasi aset itu dibuka, pemiliknya akan cepat-cepat menggugat banknya, seperti yang terjadi di Hongkong.

Untuk di dalam negeri, jumlah aset yang disita polisi terkait kasus tindak pidana perbankan di Bank Century sebesar Rp 1,191 miliar. Sementara di luar negeri, polisi berhasil menemukan dan memblokir aset milik Robert Tantular senilai 19,25 juta dolar AS atau setara Rp 192,5 miliar. Uang sebesar itu antara lain terdapat di USB AG Bank Hongkong senilai 1,8 juta dolar AS, PJK Jersey sejumlah 16,5 juta dolar AS, dan British Virgin Island (Inggris) sebesar 927 ribu dolar AS.

Selain itu, polisi juga menemukan dan memblokir aset Hesham Al Waraq Talaat serta Rafat Ali Rizvi senilai Rp 11,64 triliun. Aset itu tersebar di UBS AG Bank sejumlah 3,5 juta dolar AS, Standard Chartered Bank senilai 650 ribu dolar AS dan sejumlah SGD 4.006, di ING Bank sebesar 388 ribu dolar AS.(*dari berbagai sumber/VIN)

Selasa, 06 April 2010

About Me

hai.....hai.....
Selamat datang di blog baru Ku ini. Ok!!!!! disini aku bakal bnyak cerita tentang diriku. Aku dilahirkan di kecamatan cepu kabupaten Blora pada tanggal 5 maret 1995. Hal-hal yg paling ku suka adalah jalan- jalan, ngobrol bareng sama temen2 n jd tempat curhat temen2 ku. Aku bercita cita untuk menjadi seorang pramugari. Bagiku hidup adalah tantangan, dimana kita akan selalu menghadapi masalah masalah yg membuat kita sedih, akan tetapi dgn bnyaknya masalah yg kita hadapi itu akan membuat kita untuk berfikir menjadi manusia yg lebih dewasa dan bijaksana. So, jgn takut ya untuk menghadapi masalah. Lakukan aja hal hal positif yg bsa kmu lakukan. Lakukan semuanya dengan yg terbaik. Dont forget , untuk mnta saran2 dari org2 terdekat. Thanks !!!
 

(c)2009 Fida's blog... Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger